You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pasca Banjir, Sudin Kesehatan Jaktim Lakukan Desinfektanisasi
photo Nurito - Beritajakarta.id

Bekas Lokasi Banjir di Cipinang Melayu Diberi Cairan Disinfektan

Sudin Kesehatan Jakarta Timur hari ini melakukan desinfektanisasi atau pemberian cairan disinfektan di RW 04 Cipinang Melayu.

Untuk mencegah timbulnya bakteri, rumah warga yang telah dibersihkan kita berikan cairan desinfektan,

Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Timur, Indra Setiawan mengatakan, pemberian cairan disinfektan di sejumlah lokasi terampak banjir tersebut sebagai upaya untuk mencegah timbulnya bakteri atau kuman yang membawa virus penyakit. 

Senangnya Warga Terdampak Banjir Bisa Urus Kembali Dokumen Kependudukan

"Untuk mencegah timbulnya bakteri, rumah warga yang telah dibersihkan kita berikan cairan desinfektan," ujarnya, Sabtu (4/1).

Menurutnya,  untuk penanganan disinfektanisasi, pihaknya mengerahkan petugas kesehatan dari setiap  puskesmas kelurahan satu orang dan puskesmas kecamatan dua orang, kemudian diperkuat dari Sudin Kesehatan Jakarta Timur sembilan orang.

"Program disinfektanisasi sudah dilakukan di RW 04 Cipinang Melayu, kemudian di Kelurahan Ciracas dan Cakung," tuturnya. 

Selain itu, pihaknya sudah menyiapkan stok cairan desinfektan untuk penanganan disinfektanisasi di Kecamatan Jatinegara.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1179 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1092 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1078 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye916 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye893 personAnita Karyati